Kematian Gorila Harambe Jadi Perdebatan Panjang

Agen Adu Ayam,Adu Ayam Jago,Ayam Petarung,Agen Sabung Ayam,Sabung Ayam Jago,Agen Sabung Ayam Online,Situs Resmi S1288,Laga Ayam Online,Agen S1288,Adu Ayam Pisau,

Kematian Gorila Harambe Jadi Perdebatan Panjang

Adujudi – Dunia berduka kehilangan Harambe, gorila yg ditembak mati di kebun binatang Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat. Usai kejadian, muncul perdebatan panjang di dunia, soal siapa yg salah. Apakah orang tua anak yg jatuh, pengelola kebun binatang atau gorila?

Kisah anak kecil berumur empat thn yg jatuh ke kandang gorila ini terjadi pada Sabtu (28/5/2016) dulu. Awalnya, sang anak memang lah telah merengek kepada ibunya mau masuk ke kandang gorila, tapi tidak dikasih izin. Tapi ada satu momen di mana anak tersebut terlepas dari pengawasan, lalu masuk ke dalam kandang dengan merangkak melintasi penghalang kandang.

Dari video yg beredar di YouTube, nampak anak tersebut sempat berada dalam dekapan Harambe. Tidak lama setelah itu, sang gorila menyeret anak tersebut sambil berlari kencang. Pernah terdiam sejenak, gorila itu selanjutnya terjadi lagi ke arah ujung kandang.

Cerita selanjutnya diperoleh dari saksi mata. Sekitar 10 menit sesudah bocah tersebut masuk kandang, Pegawai keamanan kebun binatang berdatangan. Mereka akhirnya memutuskan menembak mati gorila tersebut, bukan dengan obat bius. Alasannya, obat bius perlu waktu lama untuk bereaksi, sementara keadaan balita tadi dikhawatirkan terancam keselamatannya.

Agen Adu Ayam,Adu Ayam Jago,Ayam Petarung,Agen Sabung Ayam,Sabung Ayam Jago,Agen Sabung Ayam Online,Situs Resmi S1288,Laga Ayam Online,Agen S1288,Adu Ayam Pisau,

“Mereka akhirnya memilih menyelamatkan hidup balita itu,” kata Direktur Kebun Binatang Cincinnati Thane Maynard.

Balita tersebut akhirnya selamat. Meskipun sempat dirawat di rumah sakit & mengalami gegar otak, ibunya mengatakan anaknya baik-baik saja.

Kisah ini ternyata tidak berakhir begitu saja. Usai kejadian, perdebatan panjang muncul di seluruh kalangan. Seluruh orang mencari siapa yg salah. Ada yg berkomentar menyoroti kelalaian orang tua bocah tersebut dikarenakan tidak mampu menjaga anak, ada yg mengkritik perbuatan pengelola kebun binatang, sebahagian lagi berkata soal design kandang gorila, hingga analisis terkait tabiat gorila. Tiba-tiba seluruhnya orang menjadi pakar dalam urusan parenting & hewan primata.

Perdebatan paling hangat pasti saja soal orang tua bocah tersebut yg dianggap lalai menjaga anaknya. Sampai-sampai ada yg menciptakan petisi. Beberapa Ratus ribu orang menandatangani petisi kepada website Change.org yg isinya mengkritik keras ketentuan Kepolisian Cincinnati & pihak kebun binatang utk menembak mati si gorila. Mereka menuding orang tua bocah itu yg bertanggung jawab atas insiden yg menimpa anaknya.

“(ortu bocah itu mesti) Diadili atas perbuatannya tak memantau anak mereka,” begitu pendapat petisi itu seperti dilansir Adujudi, Senin (30/5/2016). sampai kini, polisi belum mendakwa orang tua bocah itu terkait kasus tersebut.

Halaman Facabook berjudul ‘Justice for Harambe’ pun muncul pada minggu(29/5/2016) sore waktu setempat. Isinya, ikut mengecam orangtua bocah tersebut & pengelola kebun binatang yg pilih menembak gorila.

Belakangan, tidak sedikit yg memberikan pembelaan terhadap orang bocah tersebut. Kasus anak terpisah dari orang tua di tempat umum telah jamak berlangsung, & hal tersebut kadang tidak selalu salah orang tua.

Pakar parenting Mary Sheedy Kurcinka menyampaikan, sebelum menghakimi ibunya, sebelum menghakimi ibunya, perlu diketahui bahwa seorang ibu pasti sudah melakukan semua hal untuk melindungi anaknya, termasuk juga bisa jadi masuk ke kandang gorila. Tapi katanya, anak-anak memang lah miliki kecenderungan utk bereaksi kepada lingkungan, mampu terstimulasi & gigih mengejar sesuatu.

“Mereka mempunyai energi yg tinggi, teramat intens & bersungguh-sungguh buat mencapai tujuannya,” kata penulis buku soal trick membesarkan anak tersebut di New York Times.

Beberapa orang tua pun berkomentar. Jadi orangtua telah teramat berat, terlebih menjadi orang tua sempurna. Ron Fournier di Atlantic posting, publik terlalu cepat menghakimi sang ibunda. Padahal, harusnya empati ditunjukkan padanya.

Sejauh ini, bocah tersebut & ibunya belum pernah disebutkan namanya. Tapi dalam suatu komentar, ada perempuan bernama Michelle Greeg yg mengaku ibu dari bocah itu. Dirinya menginginkan, publik tidak menyalahkannya.

“Hari yg selayaknya menyenangkan menjadi menakutkan,” kata Greeg.

“Kami amat sangat berterima kasih pada Tuhan bahwa anak kami aman. Ia ada di rumah & baik-baik saja,” kata opini itu. Kami mengucapkan trimakasih yg tulus kami utk tindakan cepat oleh staf kebun binatang Cincinnati. Kita tahu bahwa ini merupakan keputusan yg sangat susah bagi mereka, & mereka berduka karena kehilangan gorila mereka,” begitu komentarnya.

Apa opini Kamu?

Agen Judi Casino,Agen Judi Casino Terpercaya,Agen Judi Casino Terbesar,Agen Judi Casino Online,Agen Casino,Judi Casino,

Supports By Adujudi.com:

  1. Tembak Ikan
  2. Poker Online Indonesia
  3. Poker Online Terpercaya
  4. Poker Uang Asli
  5. Agen Judi Poker
  6. Adu Sabung Ayam Online
  7. Adu Ayam Online
  8. sabung Ayam Online
  9. Judi Casino Indonesia
  10. Taruhan Judi Bola
  11. Judi Bola Terpercaya
  12. Agen Bola Indonesia
  13. Judi SBOBET Indonesia
  14. Agen SBOBET Indonesia
  15. Agen Sabung Ayam Terpercaya
  16. Agen Sabung Ayam Indonesia
  17. Agen Adu Ayam Online
  18. Agen Adu Ayam Indonesia
  19. Bandar Bola Terpercaya
  20. Master Agen Bola Indonesia
  21. Agen Sabung Ayam S128

AduPoker88